Pecah dan Meriah! Intip Serunya Kemeriahan Lomba 17-an di Sekolah Menyambut HUT RI ke-81

JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 – Suasana lapangan sekolah mendadak riuh dan penuh warna sejak pukul 07.30 WIB setelah upacara HUT Pramuka ke - 65. Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, seluruh warga sekolah bersatu padu menggelar rangkaian perlombaan meriah. Mengusung semangat kebersamaan, keceriaan, dan sportivitas, acara ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari Kelas 1 hingga Kelas 6, serta tidak ketinggalan para guru dan orang tua murid!
Aksi Menggemaskan dan Uji Sensori: Perlombaan Kelas 1 – 6
Rangkaian perlombaan dibuka dengan aksi lucu dan menggemaskan dari tingkat bawah hingga menengah:
-
Kelas 1 – Estafet Hula Hoop: Para siswa cilik bergandengan tangan erat tanpa boleh terlepas sambil memindahkan hula hoop dari ujung ke ujung. Momen meliukkan badan dan gelak tawa polos mereka sukses membuka acara dengan penuh keceriaan.
-
Kelas 2 – Kim Raba: Menguji kepekaan indra peraba, anak-anak kelas 2 dengan penuh rasa penasaran menebak berbagai benda di dalam kotak rahasia hanya dengan sentuhan tangan.
-
Kelas 3 – Kim Cium: Lapangan dipenuhi ekspresi unik saat siswa kelas 3 menebak aroma buah, rempah, hingga wewangian hanya menggunakan indra penciuman dengan mata tertutup.
-
Kelas 4 – Kim Lihat: Menguji daya ingat dan ketelitian, para siswa kelas 4 ditantang mengingat belasan benda yang diperlihatkan dalam waktu singkat lalu menuliskannya kembali secara akurat.
- Kelas 5 - Rank 1: Berbekal papan tulis kecil dan spidol, para peserta menjawab berbagai pertanyaan seputar sejarah kemerdekaan, pengetahuan umum, dan kebudayaan Indonesia.
- Kelas 6 - Lomba Regu (PPB, Seragam Pramuka, Morse, Semapore): merupakan paket materi dasar yang menguji kekompakan, kedisiplinan, ketangkasan, dan komunikasi antaranggota regu (biasanya pada jenjang Penggalang).

Puncak Paling Heboh: Lomba Guru dan Orang Tua Murid
Tak mau kalah dengan para siswa, suasana lapangan makin "pecah" saat para guru dan orang tua murid (POMG/Komite) turun langsung ke lapangan. Suasana riuh sorak-sorai dari anak-anak yang menyemangati guru dan orang tuanya membakar semangat para peserta dalam tiga perlombaan heboh:
-
Estafet Bola: Menguji kecepatan dan koordinasi tim dalam memindahkan bola secara berantai tanpa jatuh.
-
Mengoper Bola dengan Sarung: Gelak tawa pecah saat para guru dan orang tua harus bekerja sama mengayunkan sarung untuk melempar dan menangkap bola plastik secara presisi.
-
Perang Naga: Sebagai penutup yang paling dinanti, tiap tim membentuk barisan panjang menyerupai naga. Pemimpin di barisan depan bertugas merebut "ekor" naga lawan, sementara anggota di belakang harus menjaga barisan agar tidak terputus. Aksi saling mengejar dan meliuk-liuk di lapangan sukses mengocok perut seluruh penonton!
"Kegiatan ini bukan sekadar merayakan Hari Kemerdekaan, tetapi juga ajang silaturahmi yang sangat erat antara sekolah, siswa, dan orang tua. Melihat semua orang tertawa dan berjuang bersama adalah makna Kemerdekaan yang sesungguhnya," ungkap Kepala Sekolah di akhir acara.
Rangkaian perlombaan memperingati HUT RI ke-81 ini pun ditutup dengan sesi foto bersama, pembagian hadiah, dan makan bersama. Semangat kebersamaan dan keceriaan hari ini menjadi bukti bahwa persatuan warga sekolah akan selalu terjaga dengan erat.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Merdeka! 🇮🇩


