UNJ dan SDN Jatinegara Kaum 14 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Program SERASI

Jakarta, 14 Juli 2026 – SDN Jatinegara Kaum 14 kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah inklusif melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bertajuk "Penguatan Ekosistem Pendidikan Inklusif Berbasis Komunitas melalui Deteksi Dini, Pendampingan, dan Kolaborasi Rumah–Sekolah bagi Anak Berkebutuhan Khusus." Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan orang tua untuk menciptakan layanan pendidikan yang berpihak pada setiap anak.

Kegiatan menghadirkan tim dosen Universitas Negeri Jakarta sebagai narasumber, yaitu Dr. Septiyani Endang Yunitasari, M.Pd. dan Kholifatul Novita Ningsih, M.Pd., yang membagikan wawasan serta praktik baik mengenai pengembangan pendidikan inklusif berbasis komunitas.
Kepala SDN Jatinegara Kaum 14, Hadi Ismail, S.Kom., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Universitas Negeri Jakarta. Menurutnya, kemitraan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas guru sekaligus memperkuat peran orang tua sebagai mitra utama sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan Program SERASI (Structured Environment for Inclusive Education), sebuah pendekatan yang menekankan pentingnya membangun lingkungan belajar yang terstruktur, aman, dan mendukung perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Melalui program ini, guru dan orang tua diajak memahami bahwa keberhasilan pendidikan inklusif tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.
Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini terhadap potensi kebutuhan khusus pada anak. Dengan mengenali karakteristik dan kebutuhan anak sejak awal, sekolah bersama orang tua dapat memberikan layanan yang lebih tepat sehingga potensi setiap anak dapat berkembang secara optimal.
Dalam sesi paparan juga dijelaskan berbagai karakteristik umum anak berkebutuhan khusus yang sering dijumpai di sekolah dasar, sekaligus meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat. Narasumber menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi apabila memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Tidak kalah penting, kegiatan ini mengangkat peran strategis orang tua sebagai pendamping utama dalam pendidikan anak. Melalui kolaborasi yang erat antara rumah dan sekolah, komunikasi yang terbuka, serta pendampingan yang konsisten, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang benar-benar inklusif dan ramah bagi semua peserta didik.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Guru-guru mengikuti setiap sesi dengan antusias melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran inklusif yang selama ini diterapkan di SDN Jatinegara Kaum 14. Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan cendera mata sebagai bentuk apresiasi kepada tim Universitas Negeri Jakarta atas kontribusi dan dedikasinya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan inklusif di sekolah.

Melalui kegiatan ini, SDN Jatinegara Kaum 14 berharap kolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengembangan kompetensi guru maupun pendampingan kepada orang tua. Sejalan dengan semangat "Bersama Membangun Ekosistem Inklusif, Menguatkan Potensi Setiap Anak," sekolah berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan memberikan kesempatan terbaik bagi seluruh murid untuk tumbuh sesuai potensi yang dimilikinya.


